Media
PT Hero Supermarket Tbk Bekerjasama dengan UNPAD Mengembangkan Petani Binaan

Bandung, November 2014 – Peranan sektor pertanian merupakan posisi strategis yang berdampak penting dalam pembangunan suatu bangsa, khususnya di Indonesia. Banyak hal yang dapat dihasilkan melalui pembangunan di sektor pertanian, di antaranya penyediaan bahan pangan, penyerapan tenaga kerja, sumber devisa negara, serta sumber pendapatan. Namun, kondisi yang terjadi adalah masih kurang meratanya pengetahuan para petani untuk menerapkan prinsip wirausaha sehingga seringkali menjual hasil produksinya dengan harga rendah. 

Sebagai perusahaan ritel modern yang sudah 43 tahun berkiprah, PT Hero Supermarket Tbk, sudah sejak lama menggandeng banyak UKM lokal, baik mikro, kecil, dan menengah untuk menjadi pemasok barang-barang jualan di gerai-gerai Hero Group. Bahkan beberapa merek private label juga berasal dari unit-unit usaha kecil menengah yang tersebar dari beberapa provinsi di Indonesia.

Dalam menunjukkan keseriusannya melakukan program tanggung jawab sosial perusahaan, Hero Group bekerjasama dengan Universitas Padjajajaran untuk mengembangkan pembinaan para petani di daerah Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Kerjasama diawali dengan penyerapan beberapa komoditi para petani untuk dapat dijual di gerai-gerai milik Hero Group.

Namun, tidak hanya itu karena ke depannya, kerjasama dalam hal pembinaan ini meliputi pembinaan kepada para petani meliputi pelatihan packaging produk, pemberian fasilitas packaging, pelatihan dalam pengembangan produk dari para petani agar menghasilkan produk tani, yang berkualitas dan sesuai dengan standar penjualan, sehingga semakin banyak komoditi yang dapat diserap oleh PT Hero Supermarket Tbk melalui penjualan di gerai-gerainya.

“Kerjasama ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas para petani di Indonesia, mulai dari hulu ke hilir, artinya mulai dari menghasilkan produk yang berkualitas sehingga memiliki nilai jual untuk dipasarkan. Dari para petani di daerah Pengalengan ini, kami sudah memesan berbagai jenis buah dan sayuran, seperti tomat, kentang, aneka paprika hijau, merah, kuning, oranye, sawi putih, brokoli, kol, dan labu siam. Seluruh hasil produksi ini sudah dipesan untuk dipasarkan di gerai-gerai kami.” Ungkap Natalia Lusnita, General Manager CSR & Corporate Communication PT Hero Supermarket Tbk.

Kerjasama yang berkesinambungan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam hal meningkatkan kualitas pertanian dan perkembangan perekonomian karena wujud nyata langsung atas produk yang dipasarkan. Hero Group juga berharap bahwa ke depannya dapat bekerjasama dengan semakin banyak petani di Indonesia agar hasil komoditi yang dapat diserap semakin beragam. 

Tentang CSR PT Hero Supermarket Tbk

Inisiatif CSR di PT Hero Supermarket Tbk dibagi ke dalam 4 pilar. Pilar-pilar tersebut ialah Pendidikan, Kesehatan Masyarakat, Kewirausahaan, dan Lingkungan. Fungsi dari adanya pilar-pilar ini adalah sebagai bukti keseriusan Hero Group dalam mengimplementasikan kegiatan CSR nya agar semakin fokus.

Di bidang pendidikan, kegiatan yang telah dilakukan adalah Program OSOS dan Rumah GIAT. OSOS adalah One Store One School, dilatarbelakangi atas dasar tingginya angka tingkat tidak lulus sekolah dasar dan tidak sekolah dari total penduduk Indonesia usia sekolah pada tahun 2011, rusak dan tidak terawatnya Infrastruktur dan fasilitas sekolah, serta kurangnya peran sekolah dalam mengarahkan pada nilai-nilai budi pekerti dan karakter. Atas dasar inilah, Hero Group memiliki inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui 2 program unggulan, yaitu OSOS (One Store One School) dan Rumah GIAT (Giant Inspirasi Anak Teladan). Program OSOS antara lain meliputi perbaikan Infrastruktur dan fasilitas sekolah, bantuan pengadaan inventaris dan pustaka buku, pelatihan peningkatan kompetensi Guru, beasiswa murid berprestasi, dan bimbingan Belajar. Untuk OSOS sendiri, setidaknya hingga saat ini sudah terdapat 200 sekolah yang dibantu oleh program ini. Untuk Rumah GIAT yang dimulai sejak awal 2014 sudah terdapat di 6 lokasi yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, dan Lampung.

Di bidang kesehatan, implementasi program CSR Hero Group diwujudkan dengan Program KASIH. Program KASIH sendiri dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat angka kematian bayi (data tahun 2007, kematian bayi mencapai 34 dari 1000  kelahiran hidup), angka kematian ibu (data tahun 2007, angka kematian Ibu 228 dari 100.000  kelahiran hidup), Balita dengan Gizi Kurang mencapai 18,4% di tahun 2007, dan Prevalensi Gizi Buruk berdasarkan data 2010 mencapai 4,9%. Oleh karena itu, CSR Hero Group berkomitmen untuk memerangi angka-angka tersebut dengan membuat Program KASIH. Program KASIH sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui Program Binaan Posyandu, Seminar Kesehatan, dan Layanan Kesehatan.

Selain pendidikan dan kesehatan, Hero Group sadar untuk membangun insan bangsa yang berkualitas, taraf perekonomian pun juga harus meningkat. Oleh karena itu, Hero Group berinisiasi untuk mengembangkan CSR di dalam bidang Kewirausahaan. Konsep-konsep seperti pelatihan dan pembinaan bagi petani, industri rumah tangga, dll pun segera akan dirampungkan menuju program-program yang akan dimplementasikan di 2015.

Pilar yang terakhir, yakni di bidang lingkungan. Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang retail, sangat penting bagi Hero Group peduli terhadap lingkungan. Dalam hal lingkungan, kegiatan yang telah dilakukan adalah Hero Green Action, yang diwujudkan dalam kegiatan Kerja Bakti dan Komunitas Daur Ulang. Pelaksanaan Kerja Bakti sepanjang 2014 telah diselenggarakan di 95 Toko Hero Group (Giant & Hero), yang dihadiri oleh Walikota Tangsel, Preskom Hero Group, Jajaran Manajemen Hero Group. Pelaksanaan workshop Komunitas Recycle di 3 Toko Hero (Kemang Villa, Puri Mall, Cibubur). 

Selain keempat pilar tersebut, Hero Group juga aktif memberikan bantuan ketika terjadi hal-hal yang bersifat “natural disaster” atau bencana alam dan juga aksi kemanusiaan. Misalnya, pada saat bencana banjir dan aktivitas abu Gunung Kelud, yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu.

Tangerang Selatan, 23 November 2014

Natalia Lusnita

General Manager CSR & Corporate Communication

PT Hero Supermarket Tbk