Corporate Information
Tata Kelola Perusahaan

Perseroan menyadari pentingnya untuk menerapkan lima prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara penuh, sebagai cara untuk menjamin pertumbuhan yang berkelanjutan, efisiensi dan efektivitas usaha, serta memberikan hasil yang menguntungkan bagi pemangku kepentingan. Kelima prinsip tersebut adalah keterbukaan, kewajaran, akuntabilitas, pertanggung jawaban, dan kemandirian. Perseroan melakukan berbagai upaya untuk membangun kesadaran di seluruh jajarannya agar menjunjung tinggi prinsip-prinsip tersebut, termasuk dengan mematuhi Kode Etik Perseroan

Pedoman Prilaku (Kode Etik & Kebijakan Anti Korupsi)

PT Hero Supermarket Tbk. (“HERO Group”) mewajibkan semua unit bisnis untuk mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan baik yang secara khusus berlaku bagi bidang usaha retail maupun yang berlaku pada umumnya.

Sebagai karyawan Hero (“Karyawan”), diwajibkan:

  • Memahami peraturan dan perundang-undangan yang berlaku bagi diri sendiri dan pekerjaan;
  • Mematuhi peraturan dan perundang-undangan tersebut;
  • Memastikan bahwa rekan kerja pun mematuhinya terutama jika mereka adalah bawahan Karyawan; dan
  • Melaporkan kepada atasan atau mengikuti prosedur yang digariskan menyangkut pelaporan hal-hal yang bersifat serius (termasuk kebijakan Whistle Blowing), jika ada karyawan yang diketahui tidak mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ketidakpatuhan pada Pedoman Perilaku ini dapat menimbulkan akibat serius, yang dalam hal yang ekstrem dapat mengakibatkan pemutusan hubungan kerja sesuai dengan ketentuan yang diatur di dalam Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Republik Indonesia maupun dengan Perjanjian Kerja Bersama yang berlaku antara Hero dengan Karyawan.

Pedoman Prilaku ini memuat kebijakan-kebijakan, antara lain mengenai:

  1. Pembayaran Tidak Resmi
  2. Hadiah, Pemberian dan Jamuan
  3. Praktek Meniadakan Persaingan
  4. Benturan Kepentingan
  5. Kepatuhan Memenuhi Kewajiban Perpajakan
  6. Izin Usaha
  7. Pengawasan Devisa
  8. Perizinan Karyawan
  9. Pajak Penghasilan Perseorangan
  10. Perlakuan Terhadap Karyawan
  11. Penagihan
  12. Pembukuan dan Pencatatan
  13. Transaksi Jual Beli Saham / Transaksi Orang Dalam
  14. Keamanan Informasi
Manajemen Risiko
  1. Risiko Persaingan dan Risiko Operasional Untuk memitigasi kedua risiko tersebut, Perseroan secara komprehensif menyusun strategi dan rencana bisnis tahunan yang secara periodic dalam setahun tersebut ditinjau kembali untuk mengkalibrasi ulang antara target dan pencapaian, serta mengidentifikasi risiko yang dihadapi.
  2. Risiko-Risiko Keuangan Perseroan mengelola risiko keuangan di sejumlah area seperti risiko pasar (nilai tukar mata uang asing, tingkat suku bunga), risiko permodalan, risiko kredit dan risiko likuiditas.
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan dan Pelaksanaannya

Tujuan penerapan Tata Kelola Perusahaan:

  1. Mengimplementasikan nilai-nilai perusahaan kepada setiap pimpinan dan karyawan Perseroan.
  2. Meningkatkan manajemen organisasi agar lebih professional dan efisien, serta memperkuat semua fungsi dan elemen organisasi.
  3. Mendorong pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi, untuk menerapkan nilai moral yang tinggi dan ketaatan pada semua peraturan perundangan dalam pengambilan keputusan dan tindakan.
  4. Meningkatkan kesadaran mengenai tugas social Perseroan terhadap para pemangku kepentingan.
  5. Mewujudkan kepuasan bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan.
  6. Sebagai salah satu indicator untuk menguatkan penerapan kode etik dan budaya perusahaan agar melekat pada seluruh karyawan Perseroan.
HERO Transparan Hotline

Percaya Kami, Bicara pada Kami

Hotline: Telp Bebas Pulsa untuk Indonesia: 0078036510031

https://www.thornhill.co.za/kpmgethicslinereport/questionnaire/main